Trend berperilaku 2009

Setelah heboh dengan pengulangan kata-kata dahsyatnya dalam Trend berperilaku 2008 ,kembali keagungan jejaka maut berhati emas ini menyadarkan dunia persilatan dengan mode baru berkomunikasi..

yaitu: PEMUJAAN, yak diulang anak-anak…

anak-anak: “pemujaan Bu Guru…”

Bu Guru : “Bagus..”

Mengapa pemujaan ini begitu populer? Karena e karena, dalam pelaksanaanya, pemujaan ini menghasilkan titel-titel baru yang diikuti hampir keseluruha JINGTOT..

contoh:

jika bertemu orang lain: “hamba menghadap yang mulia..”

jika diminta tolong: ” mana berani saya selaku kasta terendah dalam jajaran budak , tidak berani menolak titah anda..”

Perilaku-perilaku tersebut akhirnya membahana menghasilkan titel ” Yang Di Pertuan Agoong “ untuk sodara Jovian yang lebih sering disingkat YDPA Jovian Agustinus, “Maha Bos” untuk bos Harcok, dan, “Yang Amuaaat Buahagia” untuk sodara Edo yang diikuti titel ” Prof. DR. Ing. Edward “Edo” Darmawan MBA, MM, sang ketua OSIS dua dekade” untuk Edo karena kelulusannya menjadi seorang pengangguran elit pemilik bisnis makanan yang nantinya diprediksi akan menghapuskan kelaparan di negri tercinta ini..

Sayangnya itu belum cukup untuk memuaskan hasrat PEMUJAAN para anggota JINGTOT tersebut,merasa kata-kata saja tidak cukup, beralihlah mereka kepada tindakan nyata:

Mari kita sebut saja : ” PENYEMBAHAN DI MUKA UMUM “ layaknya orang-orang farisi dan saduki dalam sebuah kitab suci agama tertentu, kegiatan penyembahan ini dilakukan di depan khalayak ramai dan sering sekali memancing kehebohan di tempat maha umum tersebut.

contoh kasus:

Jika bertemu sesama JINGTOTERS di PVJ atau sebuah cafe, gerakan berlutut, menyembah sampai mencium tanah dan memegang kaki memohon ampun dilakukan sambil menyebutkan titel yang telah tertulis di atas dengan nyaring. Sontak semua keramaian menjadi hening dan memicingkan mata ke arah tindakan tersebut..

Atau jika memang sudah janji bertemu sesama JINGTOTERS, yang datang lebih akhir, akan disembah bersama-sama dengan gerakan menghormat ala pegawai kerajaan manchuria menghadap raja, secara serempak dan berirama..

Paling tidak bukakan pintu mobil untuk objek penyembahan, buka jaket dan taruh pada kubangan supaya tidak becek, dan nyalakan korek api jika hendak merokok.. (seperti adegan-adegan film mafia..)

Tentu saja pertemuan itu di tempat umum yang dapat diakses semua orang.. pusat keramaian lebih dianjurkan untuk melakukan gerakan ini, jika perlu tambahkan beberapa orang bayaran untuk menambah jumlah sehingga mirip tari India yang jika dilakukan bersama dan kompak akan terasa lebih maksimal..

Setelah saya pelajari, hal ini ternyata dapat membuat orang yang bersangkutan dipandang sedikit lebih tinggi oleh rekan bisnisnya.. Bayangkan rekan bisnis orang tersebut yang belum tentu kenal dengan para JINGTOTERS melihat ada banyak orang yang menyembah secara membabibuta.. teknik ini dinamakan EDIFY..

tips untuk melakukan PENYEMBAHAN DI MUKA UMUM:

  1. Jangan khianati TUHAN mu, sembah DIA juga dong..
  2. Lakukan dengan Muka Paten, Hati Bersih..
  3. Lakukan latihan bersama agar lebih kompak
  4. Biasakan jangan salah tingkah jika anda yang menjadi objek penyembahan.. (berperilakulah sebaai bangsawan dan aristokrat)
  5. Catatlah cara-cara yang anda lakukan. Mengapa? Supaya jika sutau hari ini semua menjadi agama, anda memiliki peranan sebagai yang mencatat atau yang merangkum tindak-tanduk liturgis nya.. setidaknya anda akan diingat oleh para penganut agama tersebut..

http://www.thefreedictionary.com/edify

Advertisements

3 responses to “Trend berperilaku 2009

  1. Pingback: Trend berperilaku 2010.a « Bunch of Retards

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s